Rabu, 04 Maret 2020

SOLUSI DALAM MENGHADAPI PROBLEM PENDIDIKAN DI INDONESIA






By : IFOLALA TELAUMBANUA 

SOLUSI DALAM MENGHADAPI PROBLEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

 

Belakangan ini kajian mengenai dunia pendidikan terkonsentrasi pada masalah metode, kurikulum, ataupun sistem pendidikan itu sendiri. Tendensi ini dapat dimegerti, lewat “bongkar-pasang” sistem ataupun kurikulum yang diterapkan di dalam dunia pendidikan. Kajian mengenai ruang-ruang metafisis di dalam praksis pendidikan masih jarang dilakukan, perenungan lebih dalam mengenai prekondisi-prekondisi yang mendeterminasi kegiatan aktual di dalam ruang kelas.Pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui nilai dan manfaat pendidikan itu sendiri. Kondisi ini terbukti dari rendahnya kualitas lulusan, rendahnya relevansi pendidikan dalam hal substansi dengan kebutuhan masyarakat, dan pendidikan justru dijadikan sebagai kawasan politisasi dari para pejabat. Untuk itu perlu adanya identifikasi kembali terhadap problematika pendidikan Indonesia dan solusi atas problematika tersebut.


Pendidikan sudah kita terima sejak lahir. Pendidikan bisa bersifat formal ataupun informal. Informal maknanya pendidikan bisa kita dapatkan melalui lingkungan, pergaulan, dan keseharian di rumah. Sedangkan, formal dalam artian pendidikan diperoleh melalui jalur resmi pendidikan seperti sekolah atau perguruan tinggi. Di Indonesia, upaya pembangunan pendidikan formal juga dilakukan di berbagai jenjang, mulai dari pendidikan dasar, menengah, sampai pendidikan tinggi. Semua jenjang ini diharapakan memenuhi fungsi dan mencapai tujuan pendidikan nasional, seperti yang terdapat dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 yaitu berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; dan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

 



Problema Pendidikan di Indonesia Saat Ini

apa ya masalahnya??

Permasalahan mutu pendidikan tidak berdiri sendiri, tetapi terkait dengan suatu sistem yang saling berpengaruh. Mutu keluaran dipengaruhi oleh mutu masukan dan mutu proses. Pembahasan dalam hal ini didasarkan pada komponen masukan, proses, dan keluaran. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

          Kurikulum sering dianggap dokumen sakti yang harus menjadi pegangan. Apa yang tertuang di dalamnya menjadi satusatunya pegangan. Banyak guru yang masih takut berkreasi dan berinovasi. Orientasi kurikulum masih dilihat dari ketuntasan materi pelajaran. Guru menjadi panik begitu menyadari materi yang diajarkan belum terselesaikan. Guru selalu dikejar-kejar target kurikulum, padahal pelaksanaan pembelajaran mengalami berbagai situasi yang berbeda-beda setiap semester dan setiap tahunnya. Sehingga pembelajaran di kelas sebagian besar masih terbatas pada penyelesaian bahan ajar tanpa meperdulikan apakah seluruh peserta didik sudah menguasai pelajaran atau belum. Realitanya hanya sepertiga peserta didik yang menguasai seluruh pelajaran. Sedangkan duapertiganya akan mengakumulasikan ketidakpahamannya yang nanti tercermin dalam ketidakmampuannya menjawab tes yang diberikan. Selain itu, substansi kurikulum dalam hal kepadatan materi tidak signifikan dengan alokasi waktu tersedia. Ini juga merupakan salah satu sebab bahwa materi yang dibelajarkan dikelas kurang bermakna dan kurang terlihat relevansinya bagi siswa.

         


apa Tujuan Pendidikan kita sudah benar?
                    Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Harusnya pendidikan itu menciptakan siswa yang memiliki daya nalar yang tinggi, memiliki kemampuan analisis tentang apa yang terjadi sehingga bila di terjunkan dalam suatu permasalahan akan dapat mengambil keputusan yang tepat. Akan tetapi fenomenanya, pendidikan itu dapat pula menyesatkan. Bisa kita lihat dari kualitas pendidikan kita yang hanya diukur berdasarkan ijazah. Padahal sekarang ini banyak ijazah yang diperjual-belikan. Dan tidak bisa kita pungkiri banyakpejabat yang membelinya. Jika kita pikirkan, berarti asalkanmemiliki uang kita tidak perlu bersekolah, ijazah tinggal kita belisaja. Bagaimana kondisi bangsa ini, jika semua orang berpikiran seperti itu?

       

  Biaya pendidikan mahal? Ya, bagi sebagian besar masyarakat biaya pendidikan masih dianggap mahal. Kita lihat contoh real mengenai program Wajib Belajar Sembilan Tahun, yang sejatinya masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita. Karena pada kenyataannya banyak anak-anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah dengan alasan biaya. Padahal ada dana bantuan dari pusat, tapi tetap saja ada pungutan-pungutan liar yang dilakukan sekolah berkedok kesepakatan antara sekolah dan orang tua siswa. Tapi serta merta kita tidak bisa menyalahkan sekolah saja. Praktek di luar, dana bantuan dari pusat tidak utuh sampai di sekolah. Entah di tingkat mana dana-dana tersebut dipangkas oleh oknum-oknum yang terhormat.

 

Langkah Selanjutnya (Solusi) untuk Menanggulangi Problem Pendidikan Kita

Kemajuan pendidikan harus berazaz gotong royong

Penyelesaian masalah pendidikan tidak semestinya dilakukan secara terkotak-kotak. Tetapi harus di tempuh dalam suatu tindakan yang menyeluruh. Misalnya jika pemerintah hanya menaikkan anggaran, tetapi sumber daya dan mutu pendidikan masih rendah, maka apa yang diharapkan tidak akan tercapai. Jika kita lihat melalui permasalahan kurikulum, hal yang dapat kita benahi adalah pelaksanaan dan tuntutan yang diberikan kepada pelaksana kurikulum ini. Contohnya, jika guru di sekolah diberikan keleluasaan dalam menjalankan kurikulum (asal masih berada pada koridornya) maka janganlah guru dituntut untuk menghabiskan materi. Bukankah pembelajaran akan lebih bermakna jika siswa benar-benar memahami materi walaupun sedikit, daripada banyak tapi yang diketahui hanya permukaannya saja.

                Menyoal masalah biaya, jika semua pemangku pendidikan menjalankan program dengan benar, anggaran pendidikan di negara ini tidaklah kurang. Sayangnya dengan adanya permainan oknum-oknum, segala hal menjadi kurang, pemerataan penerimaan danapendidikan pun tidak seimbang. Pendidikan yang berkualitas memang tidak murah, atau tepatnya bisa kita katakan tidak harus murah atau gratis. Pemerintah seharusnya menjamin bahwa setiap warga negaranya memperoleh pendidikan. Menjamin pula bahwa masyarakat bawah bisa mengakses pendidikan yang bermutu. Idealnya pendidikan di Indonesia harus dapat dikenyam oleh anak usia sekolah minimal SMA sederajat, tanpa memandang anak tersebut berasal dari keluarga kaya ataupun miskin. Mengenai permasalahan pendidikan yang hanya didasarkan pada ijazah dan kelulusan UN. Ijazah memang penting untukmenunjukkan legalitas kemampuan kita, akan tetapi hendaknyayang memerlukan ijazah ini lebih menekankan proses perolehanijazah. Tidak ada bedanya dengan UN, sebenarnya pelaksanaan UN masih relevan, tetapi dalam prosesnya masih ada yang perlu diperhatikan dan dibenahi. Contohnya, standar kelulusan lebih baik disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan masing-masing siswa. Jika menyangkut masalah sarana prasarana tentunya akan berpulang lagi pada komitmen pemerintah dan pemangku pendidikan terkait. Dan tidak terlepas pula yang sudah dibahas di atas bahwa semuanya harus dikembalikan ke pribadi pemangku kepentingan, apakah mereka berniat untuk benar-benar berguna bagi negara atau sekedar mencari keuntungan ditengah kondisi pendidikan bangsa ini.


            Jika semua pemangku kepentingan memiliki rasa kejujuran dan keinginan untuk memajukan bangsa, tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan, dan bisa bersifat tegas terhadap hal-hal yang dapat merugikan sistem pendidikan kita, niscaya pendidikan yang berkualitas akan dimiliki oleh bangsa ini. Mulai dari pejabat pusat dan sampai guru yang bersentuhan langsung dengan siswa, harus memiliki komitmen yang sama dalam memajukan pendidikan bangsa ini.






Sekian dan Terimakasih, Ya'ahowu.


89 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Mantap brow. Tingkat kan trus prestasinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo sobat ✋ terimakasih atas komentar postif anda. 😊 jgn lupa di like dan share ya, karena 1 like/share/comment akan membantu memajukan pendidikan kita kedepan 👏💝

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Luar biasa materinya brow sangat bermanfaat dan berguna. Walau dalam situasi saat ini keterbatasan, masih tetap mempunyai rasa semangat untuk belajar. Ayo saudaraku sama² ikut berpatisipasi dalam memutus rantai penyebaran covid-19 dgn berdiam diri dirumah dan tetap jaga jarak. Biar proses belajar kembali spt semula... Dari kita, untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama..

    BalasHapus
  5. Mahasiswi prodi Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Medan
    Salut sama mahasiswa yg mau mencari solusi pendidikan bagi bangsanya😍

    BalasHapus
  6. Saya Tadeus Noverius Telaumbanua, mahasiswa perguruan tinggi institut Ikip Gunungsitoli, Program Studi Pendidikan Biologi, (Mantap sekali, smoga solusi yang telah dipaparkan khusus nya dlm dunia pendidikan saat ini, menjadi bermanfaat khsusnya dlm dunia pendidikan saat ini, lanjut kan, sukses kan dan maju trussss) 😀👍✌️

    BalasHapus
  7. Saya Jefrianus Putra Zebua, mahasiswa Ikip Gunungsitoli, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Menurut saya, penjelasan di blog ini sangat menarik dan membantu para pembaca untuk dapat berkontribusi dalam pendidikan yang ada di Indonesia

    BalasHapus

  8. Mahasiswa STIE Pembnas NiasNias, prodi Manajemen
    Lanjutkan💪💪💪

    BalasHapus
  9. Saya Yamamoni lase,Mahasiswa STMIK STIE Mikrosik Medan ,Jurusan Teknik Informatika ,menurut saya Blog nya menarik dan dapat dijadikan referensi .
    Terimakasih

    BalasHapus
  10. Hallo Ifolala, saya Kasih Sulastri Zebua, Prodi Teknik Industri, Universitas Teknologi Yogayakarta sangat mengapresiasi blog saudara ttg solusi atas masalah pendidikan di Indonesia. Semoga dapat di baca oleh banyak lagi, serta menjadi berkat. Semangat ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tks Sulastri 🙂
      Salam sama anak Industri UTY dsana y.hehehe🤣😂
      Kmu jg smngt anak Teknik.💪🏻💪🏻

      Hapus
  11. Pendidikan itu sangatlah berarti🙂

    BalasHapus
  12. Hallo ifilala Telaumbanua, nama saya Elwinar Zalukhu, prodi Bahasa Indonesia dari ikip Gunungsitoli Nias, saya sangat mengapresiasi atau mendukung atas solusi penanganan masalah pendidikan di Indonesia, semoga dengan solusi ini ada perkembangan bahkan kemajuan ya saudara, dan semoga setiap orang dapat mengapresiasinya dengan baik terkebih-lebih diri kita sendiri.

    Demikian terimakasih😊

    BalasHapus
  13. Nama saya Nia mawarni mendrofa, mahasiswa Ikip gunungsitoli jurusan pendidikan Ekonomi semester 6. Dalam penulisan blognya sangat bagus. Dan juga dr pemaparan Materi tentang solusi dalam menghadapi problem pendidikan di Indonesia udh Sangat jelas, Dan juga semoga solusi yg diberikan penulisan Dapat diterapkan dn dikembangkan untuk memajukan mutu pendidikan diindonesia.




    BalasHapus
  14. Nama : Boby yaman Giawa
    Prodi : pendidikan Biologi
    Dalam menghadapi masalah ini harus tetap tabah Dan Smgt 😊

    BalasHapus
  15. Mantab juga nih cara berpikirnya.Aku suka.
    Lanjutkan anak muda !!

    adriantodian-ilmu perpustakaan-USU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tks bro Adrian 😄🤝
      salam sama rekan2 pustakawan USU dsna. hehehee😹

      Hapus
  16. Good job bro,materi yang disajikan cukup lengkap👍

    BalasHapus
  17. Hai, saya elvi sriwahyuni zega,program studi teknologi akuakultur di sekolah tinggi perikanan Jakarta
    Blognya menarik, materinya juga mudah d pahami. Saya berharap semoga materi ini dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan indonesia dan juga lebih menambah wawasan kita terutama diri saya sendiri, betapa pentingnya itu pendidikan.
    Tetap semangat, d tunggu materi" selanjutnya💪

    BalasHapus
  18. Hallo, nama saya Yatafaeri Laoli mahasiswa Teologi di STT BNKP SUNDERMANN, menurut saya blog ini sangat menarik dan sangat terinspiragi bagi setiap orang yang masih menganggap bahwa pada era zaman sekarang pendidikan tidak begitu penting dan juga tidak tertutup kemungkinan bagi kita yang saat ini sedang menempuh pendidikan. Semoga dengan mereka membaca blog ini pemahaman mereka tentang pendidikan meluas. Demikian 🙏😊

    BalasHapus
  19. Hallo, nama saya Yatafaeri Laoli mahasiswa Teologi di STT BNKP SUNDERMANN, menurut saya blog ini sangat menarik dan sangat terinspiragi bagi setiap orang yang masih menganggap bahwa pada era zaman sekarang pendidikan tidak begitu penting dan juga tidak tertutup kemungkinan bagi kita yang saat ini sedang menempuh pendidikan. Semoga dengan mereka membaca blog ini pemahaman mereka tentang pendidikan meluas. Demikian 🙏😊

    BalasHapus
  20. Nama saya Mikarwati Bago mahasiswa prodi bahasa inggris di STKIP Nias Selatan. Artikel diatas sangat penting dan menarik. Karna banyak orang yang sering beranggapan bahwa pendidikan itu sangatlah tidak terlalu penting dan semoga melalui artikel ini dapat memotivasi kita semua. Terimakasih����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks saudari Mikarwati😉😇....
      salam untuk rekan2 d STKIP Nisel

      Hapus
  21. Mantul banget cuyy👍
    Manajemen-Unbrah

    BalasHapus
  22. Hallo ifolala, saya Elvina Griselda Gea prodi kebidanan, Akademi kebidanan harapan keluarga Nias. Menurut saya, blog ini sangat menarik daya tarik para pembaca khususnya bagi kita kalangan pelajar. Semoga dengan blog ini kita semakin meningkatkan partisipasi kita dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia karna itulah yg kita rasakan sekarang adanya ketertinggalan dalam mutu pendidikan atau rendahnya mutu pendidikan sehingga menghambat pembangunan bangsa diberbagai bidang. Semangat terus ya ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Vina,TYM 😇😌
      salam sama kk2 Akbid Haga y. hehehe

      Hapus
  23. Saya Agnes Nur Christiani Zega, jurusan akuntansi, Universitas Teknologi Yogyakarta. Menurut saya blog ini sangat menarik karena memberikan solusi untuk mutu pendidikan di Indonesia, apalagi di era sekarang ini. Saya harap blog ini dapat bermanfaat bagi banyak orang tua, pelajar dan juga mahasiswa sehingga semakin banyak yang sadar bahwa pendidikan sangat penting untuk kemajuan anak bangsa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Agnes y😆🤪....
      smngt jg kuliahm d UTY y.wkwk

      Hapus
  24. Hai ifolala, saya Regina Ledis Halawa mahasiswa Akuntansi di Universitas Bhayangkara Surabaya, blog ini sangat bagus dapat menginspirasi banyak orang agar lebih cepat tanggap dalam menghadapi masalah pendidikan diindonesia. this is God Job. Semangat terus:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you so much mbak Regina😗😇...
      Smngt jg kuliahmu d Bhayangkara University y.hehehe
      jgn lupa balik🤣😂

      Hapus
  25. Hai ifo, saya Anugrah, dari IKIP jurusan b.inggris,saya suku sama isi tulisanmu, apa lagi isinya adalah tentang pendidikan, so Ita so useful to me bro, biasalah sama sama kaum calon pendidik kedepan, pokoknya aku suka, semangat buat tulisan selanjutnya nya👏

    BalasHapus
  26. Hai ifo saya anggiat, blog ini sangat bagus dan menginspirasi banyak orang. Dan buat teman ku ifo agar lebih semangat lagi buat study nya!!
    Fighting

    BalasHapus
  27. Hallo, saya margareth mendrofa, jurusan IPA, siswi SMA negeri 1 hiliduho, blog ini sangat menarik dan sangat bermanfaat bagi kalangan pelajar

    BalasHapus
  28. Saya khairil ikhsan telaumbanua mahasiswa INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PADANGSIDIMPUAN JURUSAN HUKUM TATA NEGAR menurut sayapendidikan itu sangat penting bagi kita, karena tidak hanya memberi kita pengetahuan akan tetapi mengajarkan kita pada sopan santun dan hal- hal yang benar . pendidikan memupuk kita menjadi individu dewasa ; individu yang mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bgt.

      Tks Ikhsan🤝🙂
      smngt terus anak hukum IAIN Padangsidempuan. hehehee

      Hapus
  29. saya Hasnita Treesna Sandi Harefa, mahasiswa UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Jurusan KEBIDANAN Semester 4. Menurut saya blog ini menarik selain membahas tentang problem pendidikan juga mencantumkan solusinya. hal ini membuat kita sadar bahwa betapa pentingnya pedidikan itu bagi kita generasi penerus bangsa. saya harap blog ini bisa memberi manfaat dalam dunia pendidikan, sehingga dapat memajukan pendidikan bangsa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih y...
      smngt jg y kmu, anak Kebidanan UNPRI Mdn. hehehee

      Hapus
  30. Sungguh pandangan yang cukup matang utk saudara Ifo tentang solosi atas problem pendidikan kita....terus berkarya ya kawan.....good job

    Yanalia Telaumbanua
    FPMIPA
    Pendidikan Biologi
    IKIP Gunungsitoli

    BalasHapus
  31. Good ��
    bisa d jadikan sbagai sumber pmblajaran d jaman skrg

    BalasHapus
  32. Hallo ifolala, saya yesmin sarah yolanda zega prodi kebidanan, akademi kebidanan harapan keluarga. Wah luar biasa saya sudah baca blog kamu ifolala telaumbanua, merasa termotivasi lagi dalam belajar. walau saat ini kita sistim online, namun hal itu tidak membatasi diri dalam belajar. Teruslah berkarya dan Semangat terus untukmu sobat😍
    #salamsehat😁

    BalasHapus
  33. saya Nuryawati dr Universitas Negeri Semarang prodi Pend.Tata Kecantikan, Smt 2. Hallo Infolala Telaumbanua, blog kamu bagus dan saya setuju dengan pendapat tsb. Kalau boleh blog selanjutnya mengenai permasalahan pendidikan secara online saat ini ya, hehehe....
    Semangat 👍

    BalasHapus
  34. Saya Tania prodi keperawatan dari UPH. Blognya sangat menarik dan dapat memberi pandangan baru tentang pendidikan di Indonesia. Tetap semangattt :)

    BalasHapus
  35. Ulasan yang luar biasa bro,,
    Ditunggu artikel berikutnya

    Salam blogger Ono Niha
    Ya'ahowu

    BalasHapus

Membangun Harmoni Melalui Pendidikan Multikultural: Urgensi Pendekatan Budaya Beragam di Indonesia

"Membangun Harmoni Melalui Pendidikan Multikultural: Urgensi Pendekatan Budaya Beragam di Indonesia" - Exploring Cultural Diversit...